Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Banyak orang sekarang pasti sudah mulai memiliki keinginan menjadikan rumahnya menjadi rumah yang tidak mengeluarkan sampah lagi atau “Zero Waste“. Lalu…apa kiranya yang harus dilakukan untuk memulainya?
Yang jelas…ini memerlukan konsekuensi yang tinggi dari niat yang sekadar niat menjadi langkah yang nyata. Membutuhkan mental yang kuat, terlepas dari kemalasan yang akan melanda di kemudian hari. Wah….wah…sepertinya repot ya? Tidak bisa dipungkiri, memang kita akan menjadi sedikit lebih repot dari biasanya.
Dulu kita makan tidak habis, langsung kita buang ke dalam keranjang sampah yang ada di dalam rumah. Buka belanjaan, plastiknya kita simpan untuk dipakai menampung sampah kita di lain hari. Setelah melakukan apapun yang akan menghasilkan sampah, tanpa harus berfikir lebih lama, langsung masuk keranjang sampah.
Mulai sekarang…kebiasaan dari kecil itu harus kita rubah total. Kita mulai dengan PILAH PILIH SAMPAH.
Biasanya sampah dibagi ke dalam 2 golongan atau paling tidak menjadi 3 golongan. Ada yang sampah basah dan sampah kering. Sampah Organik, Non-Organik dan Kaleng. Ada berbagai cara untuk memilahnya. Laluuu…setelah dipilah memangnya mau di apain? jatuhnya dibuang juga ke depan rumah. Kecuali lingkungan rumah sudah memiliki pengolahan sampah terpadu, jelas ini tindakan sia-sia.
Jadi…sebelum kita memilah milih sampah, alangkah lebih baik kita juga sudah harus memikirkan proses apa yang akan kita pilih setelah sampah ini dipilih.
Di sini, saya akan mencoba membagi sampah kedalam beberapa kategori:
- Sampah Dapur berupa: air sisa cucian beras, cucian daging, ikan, sayur, sisa teh, kopi,sirup
- Sampah Dapur berupa: sisa potongan sayur, kulit bawang, kulit buah, nasi, tempe, tahu dan semua yang berasal dari tanaman.
- Sampah Dapur berupa: sisa daging sapi, daging ayam, ikan, minyak, kulit telur, tulang sapi dan tulang ayam
- Sampah Plastik berupa: plastik bekas pembungkus, botol plastik dll
- Sampah Kertas berupa: koran bekas, majalah bekas, undangan, kalender dll
- Sampah Kaleng berupa: kaleng minuman dll
- Sampah Kebun berupa: rumput, daun2 kering, ranting, bunga, buah
- Sampah Kategori B3 atau Sampah Berbahaya berupa: bekas pembalut wanita, anak2 dan orang dewasa, baterai, dll
Wuiiih…banyak banget…:) jadi males gak siiiih….Enggak kok…benerrr…Karena setelah pengelompokan ini, semua akan menjadi lebih mudah. Jangan patah semangat dulu. Baca kelanjutan kisahnya…:)
Belum Ada Tanggapan sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>